Archive for Artikel

Pembuatan IPAL di RS Royal Progress

TINJAUAN  UMUM  KARAKTERISTIK  AIR  LIMBAH STP  

 Pembuatan IPAL di RS Royal Progress

Karakteristik air limbah Rumah Sakit Royal Progress dapat ditinjau dari dua sisi, yaitu karakteristik kimiawi dan karakteristik aliran. Apabila kedua karakteristik ini digabungkan, maka keduanya dapat memberikan gambaran mengenai beban pencemaran dari air limbah domestik yang dikeluarkan.

         Beban pencemaran yang terhitung dari data yang ada bersama dengan baku mutu limbah cair PERMEN LHK No. 68 Tahun 2016 tentang baku mutu limbah cair domestik, dijadikan dasar dari perencanaan pembangunan Sewage Treatment Plant (STP/IPAL Domestik) Rumah Sakit Royal Progress.

1.1    KARAKTERISTIK ALIRAN

Air limbah yang dihasilkan dalam kegiatan Rumah Sakit Royal Progress berasal dari sumber kegiatan domestik dengan kapasitas rata-rata sebesar kurang lebih 211 m3/hari.

1.2    KRITERIA DESAIN PERHITUNGAN
  1. Bentuk Proses
  2. Proses Fisika
  3. Proses Biologi
  • Parameter / Kriteria Desain
–    Laju Alir Volumetric : 211 m3/hari
–    Jam Kerja Proses Biologi : 24 jam
–    Kapasitas Desain : 300 m3/hari
–    Safety Factor : 20%
–    Influent BOD5 : 300 mg/L
–    Effluent BOD5 : 15 mg/L
–    Influent COD : 600 mg/L
–    Efluent COD : 50 mg/L
–    Influent TSS : 120 mg/L
–    Effluent TSS : 15 mg/L
–    Influent pH : 6 – 7
–    Effluent pH : 6 – 9
–    Influent Minyak / Lemak : 90 mg/L
–    Effluent Minyak/ Lemak : 1 mg/L
–    Influent Ammonia : 30 mg/L
–    Effluent Ammonia : 5 mg/L
–    Influent Coliform : 5000 mg/L
–    Effluent Coliform : 900 mg/L
–    Effisiensi IPAL : 90% s/d 99%
1.3    BAKU MUTU AIR LIMBAH

Target hasil olahan dari instalasi yang akan dibangun ini adalah memenuhi baku mutu limbah cair domestik PERMEN LHK No 68 Tahun 2016  dengan penekanan pada beberapa parameter di bawah ini :

1.4   Flowchart IPAL
Pembuatan IPAL di RS Royal Progress

Flowchart IPAL
1.5   Tahapan Proses
  1. Grease Trap

Fungsi : Proses ini untuk memisahkan zat mengapung seperti minyak/oli yang berasal dari degreasing yang bersumber dari proses sebelumnya.

  • Pre Sedimentasi

Fungsi : Proses ini untuk memisahkan padatan tersuspensi yang terdapat pada air limbah. Zat tersuspensi nantinya akan mengendap di dasar bak.

  • Ekualisasi

Fungsi : Proses ini  berfungsi untuk menghomogenkan atau menyeragamkan parameter pencemar air limbah yang akan diolah karena setiap menitnya, kadarnya mengalami fluktuatif sehingga mempermudah untuk diproses pada pengolahan tahap biologi (Aerasi).

  • Aerasi

Fungsi : Pada bak aerasi ini terjadi penambahan oksigen kedalam air limbah dengan menggunakan blower. Pada bak ini dilengkapi dengan difuser sehingga oksigen yang dimasukan kedalam air limbah dapat merata. Pada proses ini juga memanfaatkan jasa bakteri (lumpur aktif) untuk menguraikan bahan organik air limbah, sehingga dapat menurunkan BOD5 dan COD sampai mencapai 90 %.

Proses activated sludge ini dikembangkan di Inggris pada tahun 1914 oleh Ardem dan Lockett dan dinamakan proses lumpur aktif dari mikroorganisme yang mampu menstabilikan air limbah secara aerob. Secara operasional pengolahan limbah biologis dengan proses lumpur aktif ini dilakukan dengan memasukan limbah organik kedalam bak aerasi yang berisi koloni bakteri yang dijaga dalam keadaan tersuspensi. Isi dari reaktor tersebut biasanya disebut sebagai mixed liquor. Kultur bakteri akan mengkonsumsi limbah organik menjadi senyawa sederhana dengan stoikiometri umum, sebagai berikut :

Bakteri

CHONS + O+ Nutrien                CO2 + NH3 + C5H7NO2 + Produk Akhir Lain

(zat organik)                                              (sel bakteri baru)

Bakteri

C5H7NO2 + 5O2                                 5CO2 + 2H2O + NH3 + Energi (sel)

 Di dalam persamaan diatas, CHONS mewakili senyawa-senyawa organik di dalam air. Meskipun respirasi endogen menghasilkan produk-produk akhir yang sederhana dan energi, namun produk akhir yang berupa senyawa organik yang stabil juga dapat terbentuk.

  • Clarifier (Sedimentasi)

Fungsi :  Untuk memisahkan air limbah olahan dari lumpur aktif . Air limbah yang sudah melalui proses aerasi kemudian lumpur aktifnya diendapkan di clarifier. Dari clarifier ini, lumpur aktif sebagian di recycle dan sebagian dibuang melalui sludge holding atau filter press. Clarifier  berfungsi untuk menjaga tersedianya konsentrasi lumpur aktif dalam jumlah yang cukup pada bak aerasi, sehingga derajat pengolahan yang diperlukan dapat dipenuhi dalam waktu yang tidak ditentukan.

Pengembalian lumpur aktif dari Clarifier ke dalam inlet bak aerasi merupakan sesuatu yang sangat esensial dalam suatu proses. Pada dasar clarifier akan terbentuk selimut lumpur yang ketebalannya bervariasi dari waktu ke waktu.

  • Effluen Tank

Fungsi :  Tempat penyimpanan sementara air limbah hasil olahan untuk diolah ke tahap berikutnya yaitu Filtrasi.

  • Chlorine

Fungsi :  Sebagai Desinfectan (mengurangi kadar coliform pada air limbah hasil olahan).

  • Sand Filter Dan Carbon Filter

Fungsi : Untuk menurunkan kadar pencemar parameter yang berada didalam air limbah seperti zat organik, warna dan bau. Disamping itu juga berfungsi sebagai penyaring flok – flok yang masih terbawa kesaluran Outlet

  • Flow Meter

Fungsi : Untuk mencatat debit air limbah yang diolah setiap harinya, dimana yang harus diperhatikan adalah putaran angkanya.

  • Sludge Holding

Fungsi : Merupakan bak tertutup yang berfungsi sebagai tempat penampung lumpur sementara yang selanjutnya dapat dikirim ke pihak ke-3.

Foto Pekrajaan Pembuatan IPAL di RS Royal Progress Klik Disini

Jasa Pembuatan IPAL Puskesmas di Jakarta

PT. HARUM TIRTA JAYA  adalah perusahaan yang tetap konsisten hingga saat ini menekuni bidang pengelolaan dan pemulihan fungsi lingkungan atau Kontraktor WWTP IPAL STP WTP. Sejalan dengan semakin pesatnya roda pembangunan diberbagai sektor dan semakin terbatasnya sumber daya lingkungan, maka keseimbangan lingkungan menjadi persyaratan utama dalam sebuah aktifitas pembangunan.

Di dunia internasional, pembangunan yang berwawasan lingkungan semakin ditekankan sehingga berbagai regulasi internasional pun semakin diperketat dengan mekanisme Ecolabeling, Green Production, ISO-14000 dan lain-lain.

Hanya dengan keberpihakan pada pelestarian lingkungan, aktifitas pembangunan diberbagai sektor yang dapat bertahan dalam jangka panjang dan memenangkan persaingan ASEAN Free Trade Area (AFTA) dan   dunia internasional.

Seiring dengan kemajuan pembangunan dalam era globalisasi, yang menuntut kemampuan & profesionalisme yang tinggi, efisien tetapi tetap mengutamakan mutu, maka berbekal KEYAKINAN yang didasari COMMITMENT/KESUNGGUHAN serta CAPABILITY/KEMAMPUAN, kami mendirikan suatu badan usaha yang memberikan pelayanan khusus dibidang perencanaan dan pelaksana instalasi dan system Pengolahan Air Limbah & Air Bersih Sewage Treatment Plant (STP), Wastewater Treatment Plant  (WWTP) & Water Treatment Plant (WTP)

Lingkup Pelayanan :

STP, WWTP & WTP
Memberikan pelayanan jasa perencanaan dan pelaksana [pengadaan dan pemasangan] instalasi dan system Pengolahan Air Limbah & Air Bersih Sewage Treatment Plant (STP), Wastewater Treatment Plant  (WWTP) & Water Treatment Plant (WTP) pada gedung-gedung perkantoran, hotel, perumahan, apartement dan pabrik/industri

MAINTENANCE
Memberikan pelayanan jasa perawatan/pemeliharaan berkala secara profesional dan terukur terhadap instalasi dan peralatan Pengolahan Air Limbah & Air Bersih Sewage Treatment Plant (STP), Wastewater Treatment Plant  (WWTP) & Water Treatment Plant(WTP).

SERVICE & SUPPLY
Memberikan pelayanan jasa Service & Renovasi instalasi dan peralatan, termasuk pengurasan Tangki STP, WWTP & WTP serta pelayanan purna jual peralatan yang ditunjang dengan tenaga-tenaga ahl i&professional.

Sampai saat ini PT. HARUM TIRTA JAYA selaku Kontraktor WWTP IPAL STP WTP tetap berusaha untuk meningkatkan kualitas usaha dengan perluasan wilayah kerja dan diversifikasi usaha khususnya dibidang lingkungan baik di wilayah JABODETABEK maupun di wilayah Indonesia lainnya. Dengan gugus perencanaan program dan konsistensi usaha, PT. HARUM TIRTA JAYA masih tetap kokoh dan berkembang dan diharapkan pada masa mendatang, akan terus berkembang dan kompetitif dalam menyongsong “Era Globalisasi Ekonomi”. Download Company Profile PT. Harum Tirta Jaya dengan mengklik disini.

Alamat Kantor :

PT. Harum Tirta Jaya

Ruko Graha 108 No. 14 Lt. 2A, Jl.Depag Raya Sasak Tinggi, Tangerang Selatan, Banten

Telp/Fax. (021) 29313869

e-mail : info@harumtirtajaya.com

Hubungi Telp/Wa:

0812 8434 165     M. Lukman

0821 1306 6060  Boy Ichsan

Kontraktor Pengolahan Air dan Limbah (IPAL) | STP |WTP | WWTP

PT. Harum Tirta Jaya Adalah penyedia solusi pengelolaan air dan pengolahan air limbah yang sangat terbukti dan terpercaya. Solusi kami berkisar dari proyek kota dan industri yang kompleks hingga unit domestik tunggal. Klien kami berkisar dari industri kecil hingga otoritas nasional dan pemerintah yang besar.

Kami menyediakan layanan untuk sektor kota,industri,komersial,pertanian dan domestik. Fokus pelanggan kami yang fleksibel dan pendekatan yang inovatif, ditambah dengan komitmen kami terhadap kesehatan dan keselamatan, kualitas dan lingkungan, menjadikan kami mitra yang terpercaya dan dapat diandalkan untuk semua kebutuhan stakeholder anda.

Kami adalah perusahaan yang bergerak pada bidang Water & Waste Water Treatment. Fokus kami adalah memberikan solusi yang terbaik bagi seluruh customer kami untuk mendapatkan kualitas air yang paling bersih, murni dan higines.

Lingkup Pelayanan :

STP, WWTP & WTP
Memberikan pelayanan jasa perencanaan dan pelaksana [pengadaan dan pemasangan] instalasi dan system Pengolahan Air Limbah & Air Bersih Sewage Treatment Plant (STP), Wastewater Treatment Plant  (WWTP) & Water Treatment Plant (WTP) pada gedung-gedung perkantoran, hotel, perumahan, apartement dan pabrik/industri

MAINTENANCE
Memberikan pelayanan jasa perawatan/pemeliharaan berkala secara profesional dan terukur terhadap instalasi dan peralatan Pengolahan Air Limbah & Air Bersih Sewage Treatment Plant (STP), Wastewater Treatment Plant  (WWTP) & Water Treatment Plant(WTP).

SERVICE & SUPPLY
Memberikan pelayanan jasa Service & Renovasi instalasi dan peralatan, termasuk pengurasan Tangki STP, WWTP & WTP serta pelayanan purna jual peralatan yang ditunjang dengan tenaga-tenaga ahl i&professional.

Sampai saat ini PT. HARUM TIRTA JAYA selaku Kontraktor WWTP IPAL STP WTP tetap berusaha untuk meningkatkan kualitas usaha dengan perluasan wilayah kerja dan diversifikasi usaha khususnya dibidang lingkungan baik di wilayah JABODETABEK maupun di wilayah Indonesia lainnya. Dengan gugus perencanaan program dan konsistensi usaha, PT. HARUM TIRTA JAYA masih tetap kokoh dan berkembang dan diharapkan pada masa mendatang, akan terus berkembang dan kompetitif dalam menyongsong “Era Globalisasi Ekonomi”. Download Company Profile PT. Harum Tirta Jaya dengan mengklik disini.

flowchart wwtp

Alamat Kantor :

PT. Harum Tirta Jaya

Ruko Graha 108 No. 14 Lt. 2A, Jl.Depag Raya Sasak Tinggi, Tangerang Selatan, Banten

Telp/Fax. (021) 29313869

e-mail : info@harumtirtajaya.com

Hubungi Telp/Wa:

0812 8434 165     M. Lukman

0821 1306 6060  Boy Ichsan

Jasa Perbaikan IPAL

Jasa Perbaikan IPAL

PT Harum Tirta Jaya adalah perusahaan yang tetap konsisten hingga saat ini menekuni bidang pengelolaan dan pemulihan fungsi lingkungan atau Kontraktor WWTP IPAL STP WTP. Sejalan dengan semakin pesatnya roda pembangunan diberbagai sektor dan semakin terbatasnya sumber daya lingkungan, maka keseimbangan lingkungan menjadi persyaratan utama dalam sebuah aktifitas pembangunan.

Lingkup Pelayanan :

STP,WWTP & WTP
Memberikan pelayanan jasa perencanaan dan pelaksana [pengadaan dan pemasangan] instalasi dan system Pengolahan Air Limbah & Air Bersih Sewage Treatment Plant (STP), Wastewater Treatment Plant  (WWTP) & Water Treatment Plant (WTP) pada gedung-gedung perkantoran, hotel, perumahan, apartement dan pabrik/industri

MAINTENANCE
Memberikan pelayanan jasa perawatan/pemeliharaan berkala secara profesional dan terukur terhadap instalasi dan peralatan Pengolahan Air Limbah & Air Bersih Sewage Treatment Plant (STP), Wastewater Treatment Plant  (WWTP) & Water Treatment Plant(WTP).

SERVICE & SUPPLY
Memberikan pelayanan jasa Service & Renovasi instalasi dan peralatan, termasuk pengurasan Tangki STP, WWTP & WTP serta pelayanan purna jual peralatan yang ditunjang dengan tenaga-tenaga ahl i&professional.

 

Alamat Kantor :

PT. Harum Tirta Jaya

Ruko Graha 108 No. 14 Lt. 2A, Jl.Depag Raya Sasak Tinggi, Tangerang Selatan, Banten

Telp/Fax. (021) 29313869

e-mail : info@harumtirtajaya.com

Hubungi Telp/Wa:

0812 8434 165     M. Lukman

0821 1306 6060  Boy Ichsan

Jasa Maintenance STP Terbaik di Jakarta

harumtirtajaya.com._Instalsi Pengolahan Air Limbah IPAL/WWTP STP WTP harus dilakukan pemeliharaan secara berkala agar memastikan IPAL/WWTP STP yang kita miliki beroperasi dengan baik sehingga air limbah yang keluar tidak mencemarkan lingkungan yang ada dan sesuai baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah. Apalagi di zaman sekarang lingkungan sekitar sudah banyak tercemar, udara tida segar lagi, air sudah tidak bersih seperti dulu lagi, kalo bukan kita yang menjaga lau siapa lagi. Maka daripada itu kami menyediakan Jasa Maintance & Kontrak Service IPAL/WWTP STP WTP di Jakarta.

Mengingat pentingnya pemeliharaan IPAL/WWTP STP WTP agar tetap berjalan/beroperasi dengan baik kami PT. Harum Tirta Jaya sebagai kontraktor Instalsi Pengolahaan AIr Limbah menyediakan Jasa Maintance & Kontrak Service IPAL/WWTP STP WTP di Jakarta, jabodetabek dan seluruh indonesia. lalu apa aja yang harus dipelihara sercara umum Instalsi Pengolahan AIr Limbah, untuk bahaan pertimbangan berikut kami informasikan komponen pemeliharaan Instalsi Pengolahan Air Limbah:

Contoh dari pekerjaan maintenance atau perawatan STP di INEWS TV, namun kami dalam hal pekerjaan sering mengutamakan kebutuhan dari customer itu sendiri sehingga ada beberapa yang berbeda dari setiap customer kami, sehingga anggaranpun akan menyesuaikan dengan list pekerjaan yang ada.

A. Maintenance STP/WWTP/WTP ( Setiap Bulan )
No Pekerjaan
1 Kunjungan 3x per pekan
2 Pembersihan Sampah di STP/WWTP/WTP
3 Pengecekan Sistem STP/WWTP/WTP
4 Pemberian Bakteri Nurtienzym
5 Pemberian Kaporit
6 Analisa Air Limbah Outlet
7 Pengecekan Swapantau pH dan Debit
B. Pengurasan STP/WWTP/WTP ( Satu Tahun 1 X )
No Pekerjaan
1 Pengurasan Bak Clarifier
2 Pengurasan Bak Ekualisasi
3 Pengadaan Pompa Lumpur Balik (Return Sludge)

 

Spec : 0,4 kW; 220 V; 50Hz; 2 inch; 1 phase

4 Mobilisasi Tenaga Kerja dan Alat Bantu Kerja

 

Jadi itulah komponen yang harus dilakuan pemeliharaan secara berkala secara umum, untuk info mengenai penawaran silahkan email kepda kami atau hubungi kontak yang ada dibawah.

 

Alamat Kantor :

PT. Harum Tirta Jaya
Ruko Graha 108 No. 14 Lt. 2A, Jl.Depag Raya Sasak Tinggi, Tangerang Selatan, Banten
Telp/Fax. (021) 29313869
e-mail : info@harumtirtajaya.com

Hubungi Telp/Wa:
0812 8434 165    M. Lukman
0821 1306 6060  Boy Ichsan

Pekerjaa Instalasi Pengolahan Air Limbah Recycle

Instalasi Recycle WWTP

Pengolahan Air Limbah

Air limbah industri mengandung bahan pencemaran yang dapat berupa bahan pencemaran umum dan bahan beracun. Bahan pencemaran umum adalah bahan-bahan yang secara tidak langsung membahayakan kesehatan manusia, yaitu bahan organik, lumpur, minyak, asam dan alkali, garam nutrien (garam N dan P), warna, bau, panas, dan bahan anorganik. Air limbah yang mengandung bahan-bahan pencemaran tersebut apabila tingkat konsentrasinya cukup tinggi akan mengganggu pengguna air, membuat kehidupan manusia pengguna air menjadi tidak nyaman, atau merusak ekosistem . Bahan beracun adalah bahan-bahan yang dapat memberikan pengaruh langsung terhadap manusia meskipun diberikan dalam jumlah sedikit. Manusia akan keracunan bahan tersebut apabila bahan-bahan tersebut terkandung dalam air yang diminum, atau dalam produk laut dan produk pertanian yang dimakan. Menurut jenisnya bahan beracun dari industri manufaktur dapat digolongkan dalam 3 kelompok, yaitu:

  • Logam berat.
  • Bahan-bahan hasil sintesa kimia, seperti bahan farmasi, sianida, pestisida, PCB, deterjen, katalis, dan lain-lain.
  • Bahan hasil samping (by product) dari suatu proses kimia yang bersifat racun, contohnya dioxin dari pembakaran bahan organik.

Apabila air limbah yang mengandung bahan pencemaran tersebut langsung dialirkan ke sungai atau danau akan mengakibatkan terjadinya pencemaran pada badan air tersebut. Pemerintah telah menetapkan baku mutu efluen dan baku mutu beberapa badan air sesuai dengan peruntukannya. Baku mutu efluen bagi industri diatur dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor KEP-51/MENLH/10/1995. Baku mutu menetapkan kualitas dan jumlah (debit) maksimal yang diizinkan (harus dipenuhi). Kualitas efluen dalam baku mutu ditetapkan dengan memberikan batasan kadar maksimal beberapa parameter bahan pencemar yang terdapat dalam efluen suatu jenis industri. Pengelolaan air limbah ditujukan agar efluen dapat memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan.

Baku mutu air limbah juga menetapkan debit maksimal efluen, sehingga pengambilan air juga akan terkendali dan dapat menjaga ketersediaan sumber air baik air permukaan maupun air tanah dalam. Akan tetapi karena kurangnya pengawasan dan tingkat kesadaran dari pelaku usaha, sering terjadi penurunan muka air tanah dangkal/dalam sehingga kekurangan air bersih di beberapa tempat yang merupakan area industri dan padat penduduk. Fenomena ini sudah terasa di beberapa kota besar di Indonesia, dan hal ini tidak bisa dibiarkan berlanjut karena akan menimbulkan dampak negatif yang lebih luas lagi bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Tahapan Pengelolaan Air Limbah
Kualitas air limbah keluaran dapat dikendalikan dengan upaya preventif yaitu mengurangi jumlah dan tingkat pencemaran bahan yang terbawa di air limbah dari proses produksi (waste minimization), serta mengolah air limbah dari proses produksi tersebut untuk menghancurkan atau mengurangi kadar bahan pencemar di dalamnya (waste water treatment).

Tahapan pengelolaan air limbah sebaiknya mengikuti hirarki atau prioritas yaitu;

  1. Pengurangan limbah di sumber (Source Reduction)
  2. Daur ulang,  pengambilan dan penggunaan kembali (3R – Recycle, Reuse, & Recovery)
  3. Pra pengolahan / Pengolahan (Pre treatment /  Treatment)
  4. Pembuangan dan Pengolahan limbah lumpur  (Disposal & Sludge Treatment)

Ditinjau dari biaya pelaksanaannya, upaya pengurangan limbah pada sumbernya dan daur ulang memerlukan biaya yang relatif lebih rendah daripada upaya pengolahan.

Identifikasi Sumber Air Limbah
Air dalam industri biasanya digunakan sebagai:

  • Bahan baku, menjadi bagian dari produk, misalnya pada industri minuman
  • Air umpan ketel uap
  • Air pendingin
  • Air proses, yaitu sebagai media dalam proses produksi

Air permukaan atau air tanah dalam sebagai sumber air mengandung pengotor, seperti berbagai macam zat kimia dan mikroba. Air yang digunakan mempunyai persyaratan tertentu yaitu pembatasan kandungan zat-zat dalam air, sebagai contoh :

  • Sebagai bahan baku, air akan menjadi bagian produk sehingga kandungan zat-zat dalam air dibatasi agar produk memenuhi persyaratan.
  • Sebagai umpan ketel uap, kandungan zat-zat dalam air dibatasi agar tidak menyebabkan terjadinya kerak, korosi ketel, dan gangguan lain dalam pengoperasian boiler.
  • Sebagai pendingin, kandungan zat-zat dalam air dibatasi agar tidak menyebabkan kerak dan lapisan lendir yang mengganggu kelancaran dan efisiensi proses perpindahan panas, serta mencegah korosi.
  • Sebagai media dalam proses produksi, kandungan zat-zat dalam air dibatasi agar tidak mengganggu proses produksi atau menyebabkan terjadinya kegagalan/kerusakan produk, misalnya terbentuk noda dan sebagainya.

Apabila kualitas sumber air yang digunakan belum memenuhi persyaratan, harus diolah terlebih dahulu. Pengolahan air ini dilakukan dengan cara fisika-kimia, diantaranya penyaringan, pengendapan dengan bantuan koagulan, penukar ion, dan lain-lain. Pengolahan air cara fisika-kimia menghasilkan lumpur  yang umumnya tidak mengandung B3. Air pendingin setelah digunakan, hanya mengalami sedikit perubahan kandungan zat-zat kimia, demikian pula air kondensat boiler, sehingga air pendingin dan kondensat dari steam trap mutlak harus dimanfaatkan kembali, dan merupakan suatu pemborosan apabila langsung dibuang .

Sumber air limbah yang utama berasal dari air yang digunakan sebagai media dalam proses produksi. Kualitas dan kuantitas air limbah dari proses produksi tersebut dipengaruhi oleh jenis proses, peralatan/mesin yang digunakan, bahan kimia yang dibubuhkan serta jenis produk yang akan dihasilkan. Dalam rangkaian proses produksi harus dilakukan identifikasi tahapan produksi penghasil air limbah, analisa debit, dan kualitas limbah. Dengan mengetahui debit dan kualitas air limbah dari setiap tahapan produksi, dapat diketahui peluang melakukan daur ulang, misalnya air limbah dengan kadar pencemaran rendah dapat didaur ulang untuk digunakan pada unit produksi yang tidak memerlukan air yang sangat bersih.

Sistem Penampungan dan Penyaluran Air Limbah
Sistem penyaluran dan penampungan air limbah dari berbagai proses produksi sangat mempengaruhi beban pengolahan unit pengolahan air limbah. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam sistem pengaliran dan pengumpulan adalah :

  • Apabila air limbah dari proses tertentu mempunyai sifat yang spesifik atau mempunyai beban pencemaran yang sangat tinggi, atau bersifat racun (toksik), sehingga apabila digabungkan akan memberatkan atau menyulitkan proses pengolahan, sebaiknya dilakukan segregasi yaitu pemisahan aliran dan pengolahan tersendiri.
  • Hindari / minimalkan pemasukan air hujan ke dalam saluran.
  • Hindari pemasukan kotoran / sampah ke dalam saluran.
  • Perhitungkan dengan baik bentuk, ukuran dan kemiringan saluran bila air limbah mengalir secara gravitasi.
  • Perhitungkan dengan baik ukuran pipa yang diperlukan untuk saluran tertutup.


Teknik Minimisasi Air Limbah

Minimisasi air limbah bertujuan untuk mendapatkan air limbah dengan debit dan konsentrasi yang lebih rendah dibandingkan sebelumnya, sehingga diperoleh beban pencemaran yang minimal. Untuk mendapatkan efektifitas yang optimal dalam pelaksanaan minimisasi air limbah perlu dilakukan pula pengelolaan internal yang baik (good housekeeping) dan disertai dengan melakukan audit (pemeriksaan) peluang minimisasi air limbah.

Good housekeeping (pengelolaan internal yang baik) berkaitan dengan sejumlah langkah praktis, yang dapat segera dilakukan atas inisiatif sendiri untuk meningkatkan efisiensi operasional, menyempurnakan prosedur, dan keselamatan kerja. Contoh good housekeeping adalah; pemisahan aliran-aliran, peningkatan cara kerja dan perawatan peralatan, pengendalian inventaris, pencegahan kebocoran, dan usaha-usaha lain yang ditujukan untuk mengurangi limbah, tetapi tidak memerlukan penggantian atau perubahan proses yang signifikan. Good housekeeping merupakan langkah awal dalam upaya minimisasi limbah. Good housekeeping merupakan sarana manajemen untuk pengelolaan biaya, pengelolaan lingkungan dan perubahan organisasional. Pelaksanaan good housekeepingmemerlukan komunikasi internal, memotivasi karyawan, dan menetapkan tanggung jawab yang jelas. Good housekeeping diarahkan untuk melakukan tindakan sebagai berikut:

  • Rasionalisasi penggunaan bahan baku, bahan penolong, air dan energi,
  • Mengurangi volume dan atau toksisitas limbah padat, cair dan emisi gas
  • Menggunakan kembali dan atau mendaur ulang bahan kemasan secara maksimal
  • Memperbaiki kondisi kerja dan keselamatan kerja
  • Mengadakan perbaikan organisasional

Enam bidang yang berkaitan dengan pelaksanaan good housekeeping, yait :

  • Efisiensi penggunaan bahan baku dan penolong disertai pengkajian potensi dampak lingkungan yang ditimbulkan bahan.
  • Pengurangan, pemakaian kembali, daur ulang dan pengolahan air limbah.
  • Penyimpanan, penanganan dan pengangkutan bahan yang sesuai dengan prosedur.
  • Pengurangan pemakaian air bersih.
  • Pengurangan konsumsi energi dan pemanfaatan limbah panas serta sumber energi yang ramah lingkungan.
  • Proteksi keselamatan dan kesehatan tempat kerja – proteksi terhadap kecelakaan, zat berbahaya, bau, kebisingan dan cedera.

Pelaksanaan minimisasi air limbah meliputi :

  • Pengurangan debit air limbah
  • Penurunan kadar pencemaran air limbah
  • Penurunan temperatur air limbah

Industri yang menerapkan praktek good housekeeping akan mendapatkan keuntungan antara lain:

  • Efisiensi produksi melalui penghematan pemakaian bahan baku, utilitas, energi
  • mengurangi biaya pengolahan air limbah
  • Mengurangi potensi dampak lingkungan dari pembuangan air limbah
  • Memperbaiki citra sebagai industri yang ramah lingkungan (environmental friendly)


Teknik Minimsasi Debit Air Limbah

Teknik minimisasi debit air limbah dapat dilakukan untuk mengurangi debit air limbah yang harus diolah di unit pengolah air limbah dengan menerapkan sejumlah langkah operasional. Potensi penghematan bisa dilakukan di Air Pencucian (Washing Water), Air Boiler, dan Air Pendingin (Cooling Water). Berikut beberapa contoh teknik minimisasi debit air limbah yang bisa diterapkan.

Teknik Minimisasi Kadar Air Limbah
Dalam perencanaan proses, limbah yang akan dihasilkan proses produksi harus menjadi satu parameter dalam pertimbangan optimalisasi proses, karena limbah tersebut akan memerlukan biaya pengolahan. Penentuan jenis bahan kimia serta metode/teknologi yang akan digunakan perlu memperhitungkan aspek pencemaran yang akan ditimbulkan. Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam upaya meminimalkan kadar pencemar air limbah adalah sebagai berikut:

a) Pemilihan Bahan Kimia Pembantu (Auxiliaries)
Penggunaan bahan kimia pembantu sedapat mungkin yang mempunyai beban pencemaran dan sifat toksik rendah. Dalam hal ini setiap bahan kimia selain dilengkapi nama dagang dan bidang penggunaannya, harus dilengkapi juga dengan nama kimia (struktur kimia komponen utamanya) dan sifat ekologinya. Untuk meminimalkan kadar pencemar air limbah, maka dalam memilih bahan kimia yang digunakan di unit proses jangan hanya memperhatikan keandalan bahan kimia untuk keberhasilan proses yang dikehendaki serta biaya prosesnya, akan tetapi harus diperhatikan pula dampak penggunaan bahan kimia tersebut terhadap karakteristik limbah serta cara dan biaya pengolahan limbah yang dikeluarkan dari proses tersebut karena adanya sisa bahan kimia yang digunakan. Pemilihan bahan kimia pembantu harus pula memperhatikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang tersedia, bahan kimia yang dipilih harus mampu diolah di IPAL yang tersedia .

Pengusaha industri sebagai pembeli harus meminta penjelasan mengenai toksisitas, kandungan B3 misalnya logam berat, sifat biodegradasi, dan lain-lain dari bahan kimia yang akan dibeli kepada pemasok bahan kimia. Hal ini diperkuat dengan adanya ketentuan Ekolabel yang diperkirakan akan diberlakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi terhadap produk industri yang akan memasuki negara-negara maju. Perlu dipertimbangkan apabila produk harus ekolabel maka bahan baku juga harus ekolabel, hal ini berarti bahan kimia terutama yang berupa bahan impor harus ramah lingkungan. 

b) Melakukan perencanaan proses dengan cermat dengan didasari pengalaman, pengamatan dan percobaan.
c) Mengurangi limbah dari sumbernya, dengan melakukan optimasi/ penghematan pemakaian zat kimia, modifikasi proses dan menjaga kebersihan.
d) Reuse, recycle dan recovery bahan kimia
Reuse merupakan upaya pemanfaatan limbah untuk digunakan kembali tanpa mengalami pengolahan atau perubahan bentuk. Reuse dapat dilakukan di dalam atau di luar daerah proses produksi yang bersangkutan. Sebagai contoh adalah reuse sisa pasta printing dalam proses printing tekstil.
Recycle merupakan upaya pemanfaatan limbah dengan cara proses daur ulang melalui pengolahan fisik atau kimia, baik untuk menghasilkan produk yang sama maupun produk yang berlainan. Daur ulang dapat dilakukan di dalam atau di luar daerah proses produksi yang bersangkutan.
Recovery merupakan upaya pemanfaatan limbah dengan jalan memproses untuk memperoleh kembali materi / energi yang terkandung di dalamnya. Sebagai contoh adalah recovery NaOH dari proses mercerisasi kain kapas dan recovery PVA dari proses desizing  kain.

Teknik Recovery Panas
Air limbah dengan suhu tinggi bisa dimanfaatkan dengan cara mengambil energi panasnya untuk digunakan di proses lain yang memerlukan pemanasan. Hal ini selain akan menghemat pemakaian energi juga mengurangi gangguan IPAL dari limbah bersuhu tinggi.

Audit Identifikasi Peluang Minimisasi Air Limbah
Untuk merencanakan dan mengimplementasikan program minimisasi air limbah dengan tepat, perlu dilakukan pemeriksaan/audit minimisasi air limbah. Audit menekankan pemeriksaan input, proses dan output dengan tujuan mendapatkan peluang, metode dan pelaksanaan minimisasi limbah pada sumbernya dan mengurangi pemakaian bahan baku, jadi lebih banyak ditekankan terhadap evaluasi proses produksi. Pelaksanaan audit dilakukan oleh pelaksana produksi sendiri bila perlu dibantu oleh tim dari luar.

Menurut rekomendasi UNEP (United Nation Environmental Programme), langkah-langkah audit minimisasi limbah atau audit produksi bersih dapat dikelompokkan menjadi dua tahapan.

Tahap pertama merupakan tahap awal untuk melakukan audit yang difokuskan pada masalah yang mudah diidentifikasi disertai dengan implementasi yang segera, yaitu meliputi langkah-langkah berikut :

  1. Pengenalan elemen-elemen audit dan adanya persetujuan dan komitmen direksi.
  2. Pembentukan tim audit, tim terdiri dari wakil departemen yang akan memberi kontribusi utama dan yang berkepentingan terhadap hasil audit. Ditunjuk ketua tim dan setiap anggota tim diberi beberapa tugas khusus untuk memperoleh keluaran yang maksimal.
  3. Pembahasan dalam tim audit untuk menyusun keputusan, mengidentifikasi tujuan dan target.
  4. Kunjungan ke pabrik.
  5. Menyusun pilihan-pilihan minimisasi yang mudah untuk dilaksanakan berdasarkan kunjungan ke pabrik dan tujuan yang ditetapkan.
  6. Menentukan rintangan atau pembatasan untuk mendapatkan cara-cara mengatasinya.
  7. Menyelenggarakan diskusi untuk menilai kesiapan pelaksanaan program minimisasi. Mengkomunikasikan temuan-temuan kepada direksi dan mengembangkan rencana implementasi.


Tahap kedua
, dimulai dari hasil pemeriksaan tahap pertama, dilanjutkan dengan analisis mendalam untuk identifikasi masalah yang lebih kompleks yang dapat memakan waktu cukup panjang, meliputi langkah-langkah berikut:

  1. Menyiapkan diagram alir proses produksi yang memperlihatkan setiap tahapan poses untuk suatu siklus proses produksi, menyangkut semua operasi/kegiatan termasuk utilitas.
  2. Melakukan identifikasi (karakterisasi) dan kuantifikasi semua masukan (input) dan keluaran (output) dari proses tersebut.
  3. Menentukan daerah proses dan parameter kunci yang tepat untuk dilakukan perhitungan neraca massa.
  4. Merencanakan dan mengimplementasikan program monitoring yang sesuai untuk menunjang perhitungan neraca massa.
  5. Membuat neraca massa untuk suatu siklus proses produksi.
  6. Berdasarkan perhitungan neraca massa tentukan tindakan/langkah objek minimisasi air limbah yang akan dilakukan, dengan memperhitungkan perkiraan keuntungan yang diperoleh, seperti kemungkinan untuk melakukan optimasi proses, konservasi bahan baku, peningkatan kualitas produk.
  7. Melakukan evaluasi efektifitas biaya untuk tindakan/langkah yang akan dilakukan dan pertimbangkan parameter-parameternya yaitu kebutuhan investasi, biaya operasi, waktu pengembalian investasi, keuntungan lingkungan yang terukur dan tak terukur, dan sebagainya.
  8. Menyampaikan masalah-masalahnya kepada manajer.
  9. Memeriksa kondisi awal yang diperlukan untuk melaksanakan tindakan/langkah yang akan dilakukan dan persiapkan rencana pelaksanaan untuk waktu tertentu misalnya selama 5 tahun. Berikan peran kepada staf perusahaan untuk mengembangkan rencana kerja. Siapkan kondisi awal yang diperlukan sebelum pelaksanaan setiap langkah gagasan minimisasi.
  10. Mengembangkan rencana cara pengawasan, pemeriksaan dan pelaporan agar dapat memberikan laporan secara periodik tentang pelaksanaannya kepada manajer.
  11. Agar audit minimisasi menjadi program yang kontinu, masukkan prosedur minimisasi ke dalam sistem audit dan manajemen lingkungan.


Evaluasi efektifitas penerapan minimisasi air limbah

Penilaian efektifitas penerapan minimisasi dilakukan dengan membuat perhitungan ekonomi dan evaluasi kinerja lingkungan terhadap program yang dilakukan. Evaluasi dapat mencakup hal-hal sebagai berikut:

  • Lakukan perhitungan pengurangan konsumsi air.
  • Lakukan perhitungan pengurangan/penghematan biaya yang dicapai dengan melakukan perubahan konsumsi bahan kimia.
  • Peningkatan harga jual produk.
  • Penurunan beban pencemaran air limbah yang masuk unit pengolahan.

Pekerjaan Jasa Maintenace STP di Gedung Inews Tower

PT. Harum Tirta Jaya berkeja sama dengan PT Media Nusantara Citra, Tbk untuk Jasa Maintenance STP di Gedung Inews Tower.

 PT Media Nusantara Citra, Tbk :

PT Media Nusantara Citra Tbk atau lebih dikenal dengan nama MNC Media atau MNC saja merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang media yang berpusat di Jakarta, Indonesia, didirikan pada tahun 1997. Wikipedia

Gedung Inews Tower.

Berdiri dilahan seluas 5.837 m2, Inews Tower terletak di Kawasan Kebon Sirih yang premium di Jakarta Pusat.

Gedung seluas 58.507 m2 dan berlantai 16 dengan 3 basement ini didsian sebagai gedung perkantoran dan studio yang modern dari bisnis media grup.

Kontrak Service dan Maintenance STP
NO ITEM PEKERJAAN REKOMENDASI
1 Standby Teknisi (Senin – sabtu Jam Kerja) Wajib
2 Supervisi tim Supporting Per minggu
3 Swapantau harian & Cek PH Air wajib
4 Pengujian BPLHD Perbulan Wajib
5 Kaporit & Chemical Wajib
6 Pembuangan Limbah Keluar Gedung Wajib
7 Penyedotan Tinja 6 bulan sekali
8 High Temp Grease ( untuk blower) Wajib
9 Penggantian oli Blower min Pertahun / apabila diperlukan Wajib
10 Penggantian Filter Blower  per 4 bulan Wajib
11 Penggantian Vbelt Blower pertahun Wajib
12 Laporan Bulanan yang Representatif Wajib
 

Sampai saat ini PT. HARUM TIRTA JAYA selaku Kontraktor WWTP IPAL STP WTP tetap berusaha untuk meningkatkan kualitas usaha dengan perluasan wilayah kerja dan diversifikasi usaha khususnya dibidang lingkungan baik di wilayah JABODETABEK maupun di wilayah Indonesia lainnya. Dengan gugus perencanaan program dan konsistensi usaha, PT. HARUM TIRTA JAYA masih tetap kokoh dan berkembang dan diharapkan pada masa mendatang, akan terus berkembang dan kompetitif dalam menyongsong “Era Globalisasi Ekonomi”. Download Company Profile PT. Harum Tirta Jaya dengan mengklik disini.

Alamat Kantor :

PT. Harum Tirta Jaya

Ruko Graha 108 No. 14 Lt. 2A, Jl.Depag Raya Sasak Tinggi, Tangerang Selatan, Banten

Telp/Fax. (021) 29313869

e-mail : info@harumtirtajaya.com

Hubungi Telp/Wa:

0812 8434 165     M. Lukman

0821 1306 6060  Boy Ichsan

Pekerjaan Jasa Maintenance STP di RS Atma Jaya

PT. Harum Tirta Jaya bekerja sama dengan Rumah Sakit Atma Jaya untuk Kontrak Servis dan Perawatan STP Rumah Sakit Atma Jaya.

Rumah Sakit Atma Jaya:
Sejarah Pendirian

Berdirinya RS Atma Jaya tidak lepas dari sejarah berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya. Peletakan batu pertama RS Atma Jaya dilakukan oleh Walikota Jakarta Utara Bapak Dwinanto pada tanggal 25 Juni 1973. Rumah Sakit Atma Jaya didirikan diatas areal seluas 4.7 hektar di Jakarta Utara.

Rumah Sakit Atma Jaya mulai berkarya pada bulan Juni 1976. Pada saat awal Rumah Sakit ini memiliki kapasitas 120 tempat tidur. Dan sudah memiliki bagian Kebidanan dan Penyakit Kandungan, Penyakit Dalam, Penyakit Saraf dan Bagian Bedah. Alasan utama didirikan Rumah Sakit ini adalah untuk menunjang pendidikan dan latihan calon-calon dokter dan menyelenggarakan pelayanan medis bagi kepentingan masyarakat Jakarta Utara.

Pada tanggal 9 Mei 1977 Rumah Sakit Atma Jaya resmi diresmikan oleh Gubernur Jakarta Bapak Ali Sadikin.

Saat ini pelayanan Rumah Sakit Atma Jaya sudah jauh berkembang dibandingkan dulu. Layanan yang tersedia lebih lengkap dan didukung oleh dokter-dokter spesialis, sub spesialis dan dokter umum.

Layanan
Kontrak Maintenance STP
No Pekerjaan
1 Kunjungan 3x per pekan (Senin, Rabu dan Jum’at)
2 Pembersihan Sampah di STP dan disimpan di TPS RS. Atma Jaya
3 Pengecekan Sistem STP
4 Pemberian Bakteri Nurtienzym
5 Pemberian Kaporit
6 Analisa Air Limbah Outlet perbulan,bulan ke 3 di Lab.LH DKI
7 Pengecekan Swapantau pH dan Debit
8 Pengurasan STP 1 x pertahun, sesuai dengan waktu yang disepakati oleh kedua belah Pihak

Sampai saat ini PT. HARUM TIRTA JAYA selaku Kontraktor WWTP IPAL STP WTP tetap berusaha untuk meningkatkan kualitas usaha dengan perluasan wilayah kerja dan diversifikasi usaha khususnya dibidang lingkungan baik di wilayah JABODETABEK maupun di wilayah Indonesia lainnya. Dengan gugus perencanaan program dan konsistensi usaha, PT. HARUM TIRTA JAYA masih tetap kokoh dan berkembang dan diharapkan pada masa mendatang, akan terus berkembang dan kompetitif dalam menyongsong “Era Globalisasi Ekonomi”. Download Company Profile PT. Harum Tirta Jaya dengan mengklik disini.

Alamat Kantor :

PT. Harum Tirta Jaya

Ruko Graha 108 No. 14 Lt. 2A, Jl.Depag Raya Sasak Tinggi, Tangerang Selatan, Banten

Telp/Fax. (021) 29313869

e-mail : info@harumtirtajaya.com

Hubungi Telp/Wa:

0812 8434 165     M. Lukman

0821 1306 6060  Boy Ichsan

Water & Waste Water Treatment Services

PT. HARUM TIRTA JAYA  adalah perusahaan yang tetap konsisten hingga saat ini menekuni bidang pengelolaan dan pemulihan fungsi lingkungan atau Kontraktor WWTP IPAL STP WTP. Sejalan dengan semakin pesatnya roda pembangunan diberbagai sektor dan semakin terbatasnya sumber daya lingkungan, maka keseimbangan lingkungan menjadi persyaratan utama dalam sebuah aktifitas pembangunan.

PT. HARUM TIRTA JAYA telah memenuhi dan mencukupi ketentuan-ketentuan Pemerintah dalam hal ekonomi/fiscal, ketenagakerjaan dan lain sebagainya.

Seiring dengan kemajuan pembangunan dalam era globalisasi, yang menuntut kemampuan & profesionalisme yang tinggi, efisien tetapi tetap mengutamakan mutu, maka berbekal KEYAKINAN yang didasari COMMITMENT/KESUNGGUHAN serta CAPABILITY/KEMAMPUAN, kami mendirikan suatu badan usaha yang memberikan pelayanan khusus dibidang perencanaan dan pelaksana instalasi dan system Pengolahan Air Limbah & Air Bersih Sewage Treatment Plant (STP), Wastewater Treatment Plant  (WWTP) & Water Treatment Plant (WTP)

Lingkup Pelayanan :

STP, WWTP & WTP

Memberikan pelayanan jasa perencanaan dan pelaksana [pengadaan dan pemasangan] instalasi dan system Pengolahan Air Limbah & Air Bersih Sewage Treatment Plant (STP), Wastewater Treatment Plant  (WWTP) & Water Treatment Plant (WTP) pada gedung-gedung perkantoran, hotel, perumahan, apartement dan pabrik/industri

MAINTENANCE

Memberikan pelayanan jasa perawatan/pemeliharaan berkala secara profesional dan terukur terhadap instalasi dan peralatan Pengolahan Air Limbah & Air Bersih Sewage Treatment Plant (STP), Wastewater Treatment Plant  (WWTP) & Water Treatment Plant(WTP).

SERVICE & SUPPLY

Memberikan pelayanan jasa Service & Renovasi instalasi dan peralatan, termasuk pengurasan Tangki STP, WWTP & WTP serta pelayanan purna jual peralatan yang ditunjang dengan tenaga-tenaga ahl i&professional.

Sampai saat ini PT. HARUM TIRTA JAYA selaku Kontraktor WWTP IPAL STP WTP tetap berusaha untuk meningkatkan kualitas usaha dengan perluasan wilayah kerja dan diversifikasi usaha khususnya dibidang lingkungan baik di wilayah JABODETABEK maupun di wilayah Indonesia lainnya. Dengan gugus perencanaan program dan konsistensi usaha, PT. HARUM TIRTA JAYA masih tetap kokoh dan berkembang dan diharapkan pada masa mendatang, akan terus berkembang dan kompetitif dalam menyongsong “Era Globalisasi Ekonomi”. Download Company Profile PT. Harum Tirta Jaya dengan mengklik disini.

Alamat Kantor :

PT. Harum Tirta Jaya

Ruko Graha 108 No. 14 Lt. 2A, Jl.Depag Raya Sasak Tinggi, Tangerang Selatan, Banten

Telp/Fax. (021) 29313869

e-mail : info@harumtirtajaya.com

Hubungi Telp/Wa:

0812 8434 165     M. Lukman

0821 1306 6060  Boy Ichsan

Jasa Perawatan IPAL | WWTP | STP | WTP

Jasa Perawatan IPAL | WWTP | STP | WTP

harumtirtajaya.com._Instalsi Pengolahan Air Limbah IPAL/WWTP STP WTP harus dilakukan pemeliharaan secara berkala agar memastikan IPAL/WWTP STP yang kita miliki beroperasi dengan baik sehingga air limbah yang keluar tidak mencemarkan lingkungan yang ada dan sesuai baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah. Apalagi di zaman sekarang lingkungan sekitar sudah banyak tercemar, udara tida segar lagi, air sudah tidak bersih seperti dulu lagi, kalo bukan kita yang menjaga lau siapa lagi. Maka daripada itu kami menyediakan Jasa Maintance & Kontrak Service IPAL/WWTP STP WTP di Jakarta.

Mengingat pentingnya pemeliharaan IPAL/WWTP STP WTP agar tetap berjalan/beroperasi dengan baik kami PT. Harum Tirta Jaya sebagai kontraktor Instalsi Pengolahaan AIr Limbah menyediakan Jasa Maintance & Kontrak Service IPAL/WWTP STP WTP di Jakarta, jabodetabek dan seluruh indonesia. lalu apa aja yang harus dipelihara sercara umum Instalsi Pengolahan AIr Limbah, untuk bahaan pertimbangan berikut kami informasikan komponen pemeliharaan Instalsi Pengolahan Air Limbah:

A. Maintenance STP/WWTP/WTP ( Setiap Bulan )
No Pekerjaan
1 Kunjungan 3x per pekan
2 Pembersihan Sampah di STP/WWTP/WTP
3 Pengecekan Sistem STP/WWTP/WTP
4 Pemberian Bakteri Nurtienzym
5 Pemberian Kaporit
6 Analisa Air Limbah Outlet
7 Pengecekan Swapantau pH dan Debit
B. Pengurasan STP/WWTP/WTP ( Satu Tahun 1 X )
No Pekerjaan
1 Pengurasan Bak Clarifier
2 Pengurasan Bak Ekualisasi
3 Pengadaan Pompa Lumpur Balik (Return Sludge)

Spec : 0,4 kW; 220 V; 50Hz; 2 inch; 1 phase

4 Mobilisasi Tenaga Kerja dan Alat Bantu Kerja

 

Jadi itulah komponen yang harus dilakuan pemeliharaan secara berkala secara umum, untuk info mengenai penawaran silahkan email kepda kami atau hubungi kontak yang ada dibawah.

Alamat Kantor :

PT. Harum Tirta Jaya
Ruko Graha 108 No. 14 Lt. 2A, Jl.Depag Raya Sasak Tinggi, Tangerang Selatan, Banten
Telp/Fax. (021) 29313869
e-mail : info@harumtirtajaya.com

Hubungi Telp/Wa:
0812 8434 165    M. Lukman
0821 1306 6060  Boy Ichsan